Kajian kestabilan lereng pada sisi highwall pada tambang batubara PT. X dilakukan dalam rangka mendukung rencana optimalisasi penambangan seam M dan N agar diperoleh cadangan batubara secara lebih efisien tanpa mengurangi faktor keselamatan tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh keberadaan settling pond terhadap kestabilan lereng highwall serta menentukan kelayakan desain geometri lereng yang diajukan. Analisis dilakukan menggunakan data geoteknik berupa sifat fisik dan mekanik batuan, kondisi bidang diskontinuitas, serta parameter massa batuan berdasarkan metode Rock Mass Rating (RMR) dan kriteria kekuatan Hoek–Brown. Nilai Faktor Keamanan (FK) dan Probabilitas Kelongsoran (PK) dianalisis pada kondisi dinamis dengan mempertimbangkan percepatan seismik sebesar 0.08 g dan muka air tanah berada pada 80–85% dari tinggi lereng. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai FK minimum pada kondisi dinamis adalah 1.072 dengan PK sebesar 2.608%, yang masih berada di atas batas aman sesuai Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Hal ini menandakan bahwa lereng highwall berada dalam kondisi stabil, dan keberadaan settling pond tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kestabilan global. Dengan demikian, rancangan lereng hasil desain optimalisasi dapat diterapkan secara aman dalam kegiatan operasional tambang.
Copyrights © 2025