Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)

Pola Persebaran Tempat Pembuangan Sampah dalam Konteks Pelayanan Lingkungan Perkotaan di Kota Yogyakarta

Kurniati, Ayu Candra (Unknown)
Fanani, Fahril (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2025

Abstract

Peningkatan urbanisasi di Kota Yogyakarta membawa tantangan serius dalam pengelolaan sampah perkotaan, yang dieksaserbasi oleh krisis TPA regional baru-baru ini. Efisiensi pengelolaan sampah perkotaan sangat bergantung pada distribusi spasial infrastruktur krusial, yaitu Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk (1) memetakan sebaran absolut TPS dan (2) menganalisis pola persebaran spasial TPS untuk mengidentifikasi konsentrasi dan kesenjangan pelayanan di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis spasial, khususnya Kernel Density Estimation (KDE), dengan unit analisis 45 kelurahan. Data yang digunakan meliputi titik koordinat TPS dari Dinas Lingkungan Hidup dan data administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran TPS sangat tidak merata. Kelurahan Kotabaru memiliki 15 unit, sementara Kelurahan Muja Muju tidak memiliki sama sekali. Analisis KDE mengkonfirmasi bahwa pola persebaran sangat mengelompok (clustered). Sebuah hotspot (kepadatan sangat tinggi) teridentifikasi di wilayah tengah-utara (Gondokusuman dan Jetis), yang berkorelasi dengan pusat komersial. Sebaliknya, coldspot (kepadatan sangat rendah) yang luas menutupi sebagian besar wilayah permukiman di selatan (Umbulharjo, Kotagede) dan area periferi. Temuan ini mengungkap adanya ketidakseimbangan spasial (spatial mismatch) yang signifikan antara lokasi penyediaan layanan (terpusat di area komersial) dan lokasi permintaan layanan (area permukiman padat). Studi ini menyimpulkan adanya kesenjangan pelayanan yang nyata dan merekomendasikan redistribusi fasilitas serta prioritas pembangunan TPS baru di zona coldspot untuk meningkatkan kesetaraan layanan lingkungan.

Copyrights © 2025