Fenomena melemahnya literasi Al-Qur’an pada remaja akibat gempuran budaya digital menjadi perhatian penting dalam konteks pendidikan Islam. Program Al-Qur’an Ten Minute di SMK Ma’arif 5 Gombong hadir sebagai ikhtiar terstruktur untuk menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur’an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik program, menganalisis tahap perkembangan kognitif siswa berdasarkan teori Jean Piaget, serta menelaah proses asimilasi dan akomodasi yang terjadi dalam pembelajaran. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru pengampu, dan peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tahap operasional formal, dengan kemampuan berpikir abstrak, sistematis, dan logis, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan bantuan visual sesuai karakteristik tahap operasional konkret. Program Al-Qur’an Ten Minute terbukti membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca, memperkuat kebiasaan interaksi dengan Al-Qur’an, serta membangun kepercayaan diri dalam membaca dan menghafal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan singkat namun intensif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di sekolah menengah
Copyrights © 2025