Pendidikan akhlak bagi anak usia dini menghadapi tantangan besar di tengah arus digital yang begitu cepat dan terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan utama dalam proses pembentukan akhlak anak usia dini serta merumuskan strategi yang relevan dan efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengkaji berbagai sumber ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa maraknya konten negatif di dunia maya, kecenderungan anak terhadap ketergantungan teknologi, minimnya figur teladan, serta lemahnya peran pengawasan orang tua dan guru menjadi faktor penghambat utama. Kendati demikian, teknologi digital juga memiliki potensi sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai moral apabila dimanfaatkan secara tepat. Strategi yang dapat diterapkan meliputi pendekatan keteladanan, pembiasaan perilaku positif, penyampaian nasihat secara konsisten, perhatian individual, serta pengawasan yang terintegrasi dengan penggunaan teknologi. Simpulan dari studi ini menyatakan bahwa pendidikan akhlak perlu disesuaikan dengan kondisi era digital melalui pendekatan yang adaptif, kolaboratif, dan kontekstual demi membentuk karakter anak yang tangguh dan berakhlak luhur.
Copyrights © 2025