Diskursus pendidikan Islam kontemporer menyoroti kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai humanis berbasis Al-Qur’an sebagai respons terhadap dehumanisasi dan lemahnya pembinaan karakter. Penelitian ini menganalisis konstruksi pendidikan humanis dalam Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab melalui pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis tematik. Objek formal penelitian adalah pendidikan humanis berbasis Al-Qur’an, sedangkan objek materialnya mencakup QS. Al-Alaq [96]: 1–5 dan QS. Luqman [31]: 12–19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Alaq menegaskan fondasi pendidikan humanis melalui aktivasi akal, literasi etis, dan kesadaran ketuhanan, sementara QS. Luqman menawarkan model pendidikan karakter berbasis hikmah, tauhid, dan tanggung jawab moral-sosial. Temuan tersebut selaras dengan tiga tahap Ego-Insani Muhammad Iqbal, membentuk kerangka pendidikan humanis-religius yang progresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir al-Mishbah menyediakan paradigma pendidikan yang memadukan aspek rasional, spiritual, dan sosial secara seimbang bagi pengembangan pendidikan Islam.
Copyrights © 2025