Pengukuran deformasi yang akurat pada struktur beton dibawah pembebanan sangat penting untuk mengevaluasi kinerja dan daya tahan elemen-elemen tersebut. Ada beberapa keterbatasan dalam mengevaluasi struktur beton secara konversional seperti memerlukan waktu dan biaya besar. Beberapa penelitian menunjukan potensi fotogrametri jarak dekat dan pemodelan tiga dimensi (3D) mampu menganalisa deformasi, tegangan/regangan internal, dan perambatan retak. Penelitian ini mengusulkan metode pengukuran deformasi dengan empat tahapan untuk mengembangkan model 3D beton dengan menggunakan teknik fotogrametri jarak dekat dan selanjutnya pengolahan gambar. Tahapan metode yang digunakan: 1) mempersiapkan perangkat uji dan persiapan beton, 2) akuisisi gambar beton menggunakan kamera sebelum pengujian kuat tekan, menguji kuat tekan beton dibawah pembebanan, kemudian akuisisi gambar setelah pengujian kuat tekan beton, 3) melakukan pengolahan untuk menghasilkan model 3D beton, dan 4) membandingkan hasil model 3D sebelum dan sesudah pengujian kuat tekan beton. Untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 2 dengan loss volume sebesar 4%. Sementara itu, untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 3 dengan loss volume sebesar 26% yang menunjukan kuat tekan beton optimum berapa pada sample beton 2.
Copyrights © 2025