Abstrak: pertumbuhan aktivitas logistik yang semakin kompleks menimbulkan tekanan signifikan terhadap lingkungan, terutama melalui peningkatan emisi gas rumah kaca, konsumsi energi, dan timbulan limbah. Konsep green logistics hadir sebagai pendekatan strategis yang menekankan efisiensi operasional sekaligus pengurangan dampak lingkungan. Artikel ini menyajikan tinjauan kritis terhadap implementasi green logistics dari berbagai literatur, dengan fokus pada efektivitas strategi yang diterapkan perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Analisis menunjukkan bahwa penerapan praktik logistik hijau—seperti optimalisasi transportasi, penggunaan energi bersih, pengelolaan kemasan berkelanjutan, dan digitalisasi rantai pasok secara umum mampu menurunkan jejak karbon dan meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan. Namun demikian, tantangan seperti biaya investasi awal, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi organisasi masih menjadi hambatan yang sering dijumpai. Kajian ini menekankan pentingnya dukungan kebijakan, adopsi teknologi hijau, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan implementasi green logistics secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025