Deadlock dalam negosiasi merupakan salah satu tantangan paling signifikan dalam proses penyelesaian konflik, karena dapat menghambat pencapaian kesepakatan serta memperpanjang eskalasi konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan mediator dalam mengatasi kebuntuan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dan desain penelitian deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan mediator yang memiliki pengalaman menangani negosiasi yang mengalami deadlock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediator menggunakan beragam strategi, antara lain reframing isu untuk memperluas ruang kompromi, teknik caucus guna mengurangi ketegangan emosional, serta penyusunan opsi kreatif yang memungkinkan kedua pihak melihat potensi penyelesaian baru. Selain itu, mediator juga melakukan evaluasi ulang terhadap kepentingan inti para pihak dan menerapkan pendekatan komunikasi persuasif untuk mengarahkan proses negosiasi kembali ke jalur produktif. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan mengatasi deadlock sangat bergantung pada fleksibilitas strategi mediator dan kemampuan mereka membaca dinamika hubungan antar pihak. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan praktik mediasi dan pengembangan pemahaman teoretis mengenai manajemen kebuntuan dalam negosiasi.
Copyrights © 2025