Tata kelola pelayanan publik di Indonesia menghadapi berbagai tantangan struktural maupun kultural. Birokrasi yang berbelit, lemahnya sistem pengawasan, serta perilaku aparatur yang belum sepenuhnya profesional masih menjadi sorotan dalam upaya reformasi birokrasi. Hasil riset M Toto Suryaningtyas yang dipublikasikan Litbang Kompas (30 Juni 2025) menunjukkan bahwa perbaikan kinerja birokrasi masih terganjal oleh perilaku ASN yang belum bebas dari praktik korupsi. Lebih dari 50 persen responden mengaitkan ASN dengan praktik suap, pungli (pungutan liar), rendahnya profesionalisme, serta lambannya pelayanan. Pungli bahkan menjadi masalah paling banyak disebut dalam pelayanan publik (44 persen).
Copyrights © 2025