Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan pada kabupaten di Provinsi Lampung selama periode 2018–2023. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pemilihan model terbaik melalui uji Chow, Lagrange Multiplier, dan Hausman. Hasil analisis menunjukkan temuan yang kontras antara kedua variabel dependen. Pertama, ADD terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa alokasi dana desa belum mampu menstimulasi sektor produktif yang menjadi pendorong utama pertumbuhan makro daerah. Kedua, ADD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti peningkatan dana desa efektif dalam menurunkan angka kemiskinan. Temuan ini menegaskan bahwa fungsi Dana Desa di Provinsi Lampung saat ini lebih dominan sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) dan instrumen redistribusi pendapatan daripada sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi kebijakan tata kelola dana desa agar lebih fokus pada investasi produktif untuk dampak ekonomi jangka Panjang
Copyrights © 2025