Lidya Shopie Maharani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK ALOKASI DANA DESA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGENTASAN KEMISKINAN: STUDI EMPIRIS PADA KABUPATEN DI PROVINSI LAMPUNG (2018-2023) Ananda Nayla Rahma Esafitri; Suryatama Ekadana; Lidya Shopie Maharani; Anggi Renaldi; Alief Rakhman Setyanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Alokasi Dana Desa (ADD) terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan pada kabupaten di Provinsi Lampung selama periode 2018–2023. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pemilihan model terbaik melalui uji Chow, Lagrange Multiplier, dan Hausman. Hasil analisis menunjukkan temuan yang kontras antara kedua variabel dependen. Pertama, ADD terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa alokasi dana desa belum mampu menstimulasi sektor produktif yang menjadi pendorong utama pertumbuhan makro daerah. Kedua, ADD berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti peningkatan dana desa efektif dalam menurunkan angka kemiskinan. Temuan ini menegaskan bahwa fungsi Dana Desa di Provinsi Lampung saat ini lebih dominan sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) dan instrumen redistribusi pendapatan daripada sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi kebijakan tata kelola dana desa agar lebih fokus pada investasi produktif untuk dampak ekonomi jangka Panjang
EVOLUSI TEORI INFLASI DI ERA EKONOMI DIGITAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Suryatama Ekadana; Lidya Shopie Maharani; Ernawati Ernawati; Anas Malik
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksioma makroekonomi klasik mengenai stabilitas harga kini menghadapi tantangan struktural akibat penetrasi ekonomi digital yang mengubah fundamental pasar secara radikal. Model inflasi ortodoks, yang bertumpu pada asumsi kekakuan harga (price rigidity) dan friksi transaksi, dinilai mengalami penurunan relevansi dalam menjelaskan fenomena inflasi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pemahaman teoretis mengenai mekanisme transmisi inflasi dengan membedah dikotomi antara efisiensi pasar digital dan likuiditas moneter. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), studi ini mensintesis 24 artikel bereputasi dan working papers otoritas moneter yang diterbitkan pada rentang 2018–2025. Hasil analisis mengungkap bekerjanya dua kekuatan yang saling berinteraksi: (1) Fenomena Amazon Effect yang bertindak sebagai "jangkar disinflasi" melalui peningkatan transparansi harga dan penurunan menu costs; dan (2) Akselerasi Velocity of Money akibat digitalisasi pembayaran yang menekan sisi permintaan, namun dampaknya termoderasi oleh efisiensi struktural. Lebih jauh, studi ini mengonfirmasi terjadinya pendataran Kurva Phillips (flattening of the Phillips Curve) yang mengindikasikan melemahnya sensitivitas inflasi terhadap instrumen suku bunga konvensional. Implikasi kebijakan menuntut pergeseran paradigma bank sentral dari pengendalian moneter tradisional menuju adopsi big data dan integrasi variabel transaksi digital sebagai indikator utama stabilitas harga.