Penelitian ini mengkaji dampak kemiskinan terhadap stabilitas pangan pada rumah tangga dari perspektif ekonomi rumah tangga. Kemiskinan yang bersifat multidimensi membatasi daya beli dan akses terhadap pangan bergizi secara konsisten, sehingga rumah tangga miskin rentan terhadap fluktuasi harga pangan dan guncangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis dan studi pustaka untuk menganalisis mekanisme pengaruh kemiskinan terhadap stabilitas pangan, pola pendapatan dan pengeluaran, serta strategi coping yang diterapkan oleh rumah tangga miskin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pendapatan yang rendah dan tidak stabil memaksa rumah tangga miskin mengorbankan kualitas dan kuantitas pangan, serta menjual aset produktif yang melemahkan ketahanan ekonomi jangka panjang. Hambatan struktural dan lingkungan juga memperburuk ketahanan pangan melalui keterbatasan akses pasar, risiko bencana, dan masalah sanitasi serta kesehatan yang menghambat pemanfaatan gizi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi kebijakan perlu tidak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga membangun ketahanan dan resiliensi rumah tangga miskin guna menjaga stabilitas akses pangan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025