Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik. Madrasah Ibtidaiyah (MI), sebagai lembaga pendidikan dasar berbasis Islam, dituntut tidak hanya untuk menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan religius. Penelitian ini membahas penerapan deep learning dalam konteks Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait pedagogi Islam, strategi pembelajaran mendalam, dan integrasi nilai cinta dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa deep learning memungkinkan peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan mampu menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman nyata. Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta mendukung pengembangan karakter, empati, serta toleransi, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan humanis. Pendekatan ini menegaskan pentingnya pendidikan yang seimbang antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual dalam membentuk generasi abad ke-21.
Copyrights © 2025