Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam upaya mengembangkan literasi membaca siswa kelas V di SD Negeri 192 Pekanbaru. Kurikulum Merdeka memandang aspek literasi sebagai perhatian utama dalam pengembangan program pendidikan baru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket (kuesioner) yang diberikan kepada siswa kelas V sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini berjalan dengan baik, ditandai dengan mayoritas siswa merasakan adanya praktik pembelajaran yang inovatif, variatif, dan relevan dengan kemampuan mereka, sejalan dengan prinsip kurikulum yang berpusat pada siswa. Aktivitas literasi di kelas diintensifkan melalui kegiatan membaca berbagai jenis teks, diskusi kelompok, dan pemberian tugas berbasis proyek yang krusial untuk pengembangan literasi kritis temuan ini menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka berkontribusi signifikan dan positif terhadap peningkatan kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar. Lathif dan Suprapto (2023) menegaskan kesiapan guru sangat menentukan keberhasilan implementasi kurikulum. Temuan ini sejalan dengan Utami dan Yanti (2022) bahwa program literasi meningkatkan hasil belajar.
Copyrights © 2025