Manusia merupakan makhluk sempurna yang mempunyai akal serta mengetahui benar dan salah dalam segala tindakannya/ Hadirnya agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW diyakini dapat menjamin terwujudnya kehidupan manusia yang sejahtera lahir dan batin. Dalam pemikiran Islam, iman dan akhlak digambarkan sebagai dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam pembentukan karakter manusia. Hubungan keduanya sering dianalogikan seperti akar dan buah, sebuah metafora yang memberikan gambaran mendalam mengenai keterkaitan esensial antara keyakinan dan perilaku. Metode penelitian ini yaitu deksriptif dengan jenis penelitian studi pustaka. Iman adalah pondasi akhlak. Iman yang benar menumbuhkan kesadaran berpegang pada nilai-nilai akhlak mulia. Akhlak terpuji lahir dari Iman lurus dan ibadah yang baik. emakin kuat iman seorang mukmin, semakin baik akhlaknya. Dalam realitas kehidupan modern yang diwarnai degradasi moral, penguatan hubungan iman dan akhlak menjadi sangat relevan. Penanaman iman yang autentik tidak hanya memperkokoh dimensi spiritual individu, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku sosial yang berlandaskan nilai Islam
Copyrights © 2025