Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi guru di SD GMIM Papakelan dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa di era digital. Latar belakang penelitian ini adalah menurunnya motivasi belajar siswa yang lebih tertarik pada hiburan digital seperti gadget, media sosial (TikTok), dan permainan daring. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap guru kelas IV, V, dan VI kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tantangan utama guru adalah mengatasi distraksi digital yang membuat siswa cepat bosan dan sulit fokus, oleh kesenjangan fasilitas dan kurangnya pendampingan orang tua, penelitian ini menegaskan bahwa guru, dalam perspektif progresivisme, harus berinovasi sebagai fasilitator yang menerapkan pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered) dan menanamkan nilai disiplin, dengan salah satu solusi yang direkomendasikan adalah project-based learning.
Copyrights © 2025