p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-CEKI Ulil Albab
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Guru dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa di Era Digital di SD Gmim Papakelan Sumilat, Juliana Margareta; Toding, Inriani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam tantangan yang dihadapi guru di SD GMIM Papakelan dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa di era digital. Latar belakang penelitian ini adalah menurunnya motivasi belajar siswa yang lebih tertarik pada hiburan digital seperti gadget, media sosial (TikTok), dan permainan daring. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap guru kelas IV, V, dan VI kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tantangan utama guru adalah mengatasi distraksi digital yang membuat siswa cepat bosan dan sulit fokus, oleh kesenjangan fasilitas dan kurangnya pendampingan orang tua, penelitian ini menegaskan bahwa guru, dalam perspektif progresivisme, harus berinovasi sebagai fasilitator yang menerapkan pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered) dan menanamkan nilai disiplin, dengan salah satu solusi yang direkomendasikan adalah project-based learning.
Makna dan Dampak Tradisi Ma’pasilaga Tedong (Adu Kerbau) Terhadap Disiplin dan Kehadiran Siswa di Sekolah Dasar di Tana Toraja Toding, Inriani; Rorimpandey, Widdy H. F.; Umboh, Deane
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 3: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i3.15839

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran makna tradisi Ma’pasilaga Tedong (adu kerbau) di Toraja, yang semula merupakan bagian dari upacara adat Rambu Solo’ sebagai penghormatan leluhur, namun kini sering menjadi ajang hiburan dan perjudian. Pergeseran ini berdampak pada nilai budaya, perilaku, kedisiplinan, dan kehadiran siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak tradisi Ma’pasilaga Tedong terhadap kedisiplinan dan kehadiran siswa, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi pendidikan untuk menyeimbangkan pelestarian budaya dan kedisiplinan belajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sumber ilmiah dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam tradisi ini memiliki dampak ganda: menumbuhkan rasa kebersamaan dan cinta budaya, tetapi juga menurunkan motivasi belajar dan disiplin waktu. Faktor lingkungan sosial, keluarga, sekolah, dan teman sebaya berperan besar dalam membentuk perilaku siswa terhadap tradisi tersebut. Strategi yang direkomendasikan meliputi integrasi nilai budaya dalam pembelajaran, kerja sama antara sekolah, keluarga, dan tokoh adat, serta pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Kesimpulannya, pelestarian budaya dan kedisiplinan belajar dapat berjalan selaras melalui pendekatan pendidikan yang inklusif dan kontekstual, sehingga tradisi Ma’pasilaga Tedong dapat menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang berdisiplin dan mencintai warisan budayanya.