Pembelajaran di sekolah dasar seringkali masih didominasi metode ceramah sehingga siswa menjadi pasif dan kurang terlibat dalam proses belajar. Rendahnya keterlibatan siswa berdampak pada menurunnya minat belajar, motivasi, keaktifan, serta pencapaian hasil belajar. Artikel ini membahas penerapan strategi pembelajaran aktif (active learning strategy) untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penyusunan artikel mengacu pada berbagai dokumen penelitian yang relevan dan dijadikan dasar teori. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah (PBL), pembelajaran berbasis proyek (PjBL), kerja kelompok, tanya jawab, eksperimen, dan bermain peran terbukti mampu meningkatkan keaktifan, partisipasi, minat belajar, fokus perhatian, serta kemampuan sosial siswa. Selain itu, strategi ini menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan dan membantu siswa lebih mudah memahami materi. Artikel ini menegaskan pentingnya guru menetapkan strategi pembelajaran aktif sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2025