Penelitian ini mengkaji pemikiran Maryam Jameelah yang dikenal kritis terhadap modernitas dan westernisasi dalam Islam, khususnya penolakannya terhadap sekularisme, nasionalisme, dan feminisme yang dianggap merusak keaslian ajaran Islam. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis isi tematik, penelitian ini mengeksplorasi relevansi kritik Maryam Jameelah dalam konteks tokoh kontemporer Islam dan praktik bisnis toko Islam modern. Hasil studi menunjukkan bahwa Maryam Jameelah menegaskan perlunya kembalinya umat Islam kepada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah untuk menjaga moralitas dan keutuhan identitas Islam, sekaligus mengajak pengembangan pendekatan yang selektif dan kontekstual dalam menghadapi pengaruh modernitas. Kajian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami dinamika interaksi antara tradisi Islam dan dunia modern, serta implikasinya dalam bidang sosial-ekonomi umat Islam
Copyrights © 2025