UMKM “Kripik Tempe Kresna” di Desa Budug, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, menghadapi masalah rendahnya daya saing akibat logo dan identitas merek yang belum profesional, pemasaran digital yang belum optimal, kemasan yang kurang modern, foto produk yang belum standar komersial, serta pencatatan keuangan manual. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing melalui digitalisasi, rebranding, dan repackaging, yang meliputi survei awal, pendampingan digital marketing, pembuatan identitas visual baru, pengembangan kemasan, pembuatan foto produk profesional, serta pelatihan pencatatan keuangan digital. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra dalam branding, pemasaran digital, dan penggunaan teknologi, sehingga produk tampil lebih menarik dan kompetitif serta berpotensi memperluas jangkauan pasar. Strategi digitalisasi, rebranding, dan repackaging terbukti efektif dalam memperkuat posisi UMKM di pasar lokal.
Copyrights © 2025