Pernikahan seharusnya menjadi tugas perkembangan dalam kehidupan seorang individu di masa dewasa, termasuk pada individu perempuan. Namun, kompleksitas kehidupan perempuan dewasa di perkembangan zaman sekarang dan karakteristiknya sebagai generasi Z yang memandang pernikahan sebagai pilihan opsional bukan lagi sebagai keharusan meningkatkan kemungkinan pengambilan keputusan untuk menunda pernikahan pada populasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren penundaan pernikahan pada perempuan generasi Z. Metode bibliometrik digunakan untuk menganalisis literatur terbaru terkait penelitian penundaan pernikahan pada perempuan generasi Z. Penelusuran literatur dilakukan dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish pada database akademik Google Scholar terkait penelitian pada lima tahun terakhir, yakni dari tahun 2020 sampai 2025 dengan kata kunci marriage postponement in generation Z women, marriage delay in generation Z women, dan waithood in generation Z women. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan analisis jalur yang menggunakan aplikasi bibliometrik VOSviewer. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa node dengan ukurang yang mendominasi "generation", "waithood", dan "young woman" menjadi topik yang sangat berkaitan dan sering diteliti pada penelitian terkait penundaan pernikahan dan menjadi perhatian utama oleh para peneliti. Hal tersebut mengindikasikan bahwa tren penundaan pernikahan telah terjadi di setiap generasi, termasuk di kalangan perempuan muda dengan berbagai faktor yang melatarbelakangi keputusannya menunda pernikahan.
Copyrights © 2025