Philodendron Red adalah tanaman hias dengan daun berwarna merah kecoklatan sehingga berpotensi sebagai sumber pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Microwave Assisted Extraction (MAE) terhadap karakteristik ekstrak Philodendron red dengan perbedaan waktu (menit) dan daya (watt) serta mengetahui perlakuan terbaik metode Microwave Assisted Extraction (MAE) pada perbedaan waktu (menit) dan daya (watt) untuk menghasilkan pewarna alami. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor yaitu waktu (3 menit, 5 menit, dan 7 menit) dan daya (225 watt dan 315 watt). Analisis data menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan interaksi lama waktu (menit) dan daya (watt) berpengaruh nyata terhadap rendemen, pH, total antosianin, total klorofil, nilai warna (a,b,chroma, dan hue) tetapi tidak berpengaruh nyata pada nilai lightness dan total karotenoid. Perlakuan A3B2 (7 menit; 315 watt) sebagai perlakuan terbaik dengan karakteristik rendemen sebesar 73,98%, nilai L* sebesar 68,24, nilai a* 5,29, nilai b* sebesar 5,31, nilai chroma sebesar 7,74, total antosianin sebesar 33,90 mg/L, dan total klorofil sebesar 2,04 mg/L. Ekstrak Philodendron red berpotensi menjadi pewarna alami terutama warna merah, tetapi kandungan pigmen cukup rendah dibandingkan pewarna lainnya.
Copyrights © 2025