Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis kasus pada materi penalaran dalam meningkatkan kemampuan penalaran induktif dan deduktif mahasiswa PGSD. Penelitian menggunakan desain one group pretest–posttest dengan subjek mahasiswa semester 1. Instrumen berupa soal pretest dan posttest yang terdiri dari butir pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif melalui perbandingan nilai rata-rata pretest dan posttest serta persentase peningkatan kemampuan penalaran induktif dan deduktif, dan secara inferensial menggunakan uji-t berpasangan untuk mengetahui signifikansi perbedaan hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan penalaran mahasiswa dari kategori cukup menjadi sangat baik. Uji-t berpasangan menunjukkan nilai p<0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kasus terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran induktif dan deduktif mahasiswa
Copyrights © 2025