Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program latihan Tabata terhadap pening-katan VO2max siswa ekstrakurikuler di SMAN 7 Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest. Tahapan penelitian dimulai dengan tes awal (pretest) untuk mengukur kondisi awal VO2max siswa. Selanjutnya, diberikan perlakuan berupa latihan Tabata, diikuti dengan tes akhir (posttest) untuk mengetahui perubahan hasil setelah perlakuan. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa ekstrakurikuler SMAN 7 Tanjung Jabung Barat yang berusia 15–17 tahun. Penelitian dilaksanakan selama enam minggu dengan total 16 pertemuan, yaitu empat kali pertemuan setiap minggu. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menggunakan instrumen Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur VO2max. Hasil tes menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 35,887 dan nilai rata-rata posttest sebesar 37,027. Data pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latihan Tabata memberikan pengaruh terhadap peningkatan VO2max siswa ekstrakurikuler, namun pengaruh tersebut tidak signifikan.
Copyrights © 2025