Artikel ini menganalisis transisi pembelajaran kosakata bahasa Arab ke media digital serta faktor linguistik dan sosial-budaya yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berfokus pada eksplorasi mendalam terhadap pengalaman, pandangan, dan pemahaman tentang revolusi pembelajaran mufradat: dari hafalan tradisonal menuju ekosistem digital bahasa Arab, penelitian ini juga menggunakan metode Library Research yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dokumen resmi, dan sumber-sumber tertulis lainnya yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan dalam kosakata sangat penting untuk menguasai bahasa Arab. Metode tradisional yang hanya mengutamakan hafalan dianggap kurang efisien, sehingga dibutuhkan cara yang lebih interaktif. Penggunaan media digital seperti aplikasi belajar, permainan edukatif, dan video interaktif telah terbukti bisa meningkatkan semangat, partisipasi, serta kemampuan siswa dalam mengingat dan menggunakan kata-kata sesuai konteks. Dengan demikian, penggabungan media digital menjadi jawaban strategis untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kosakata di zaman sekarang.
Copyrights © 2025