Kreativitas siswa dalam menciptakan karya kaligrafi Arab kontemporer menjadi ciri khas Sanggar Pesantren Kaligrafi Al-Qur’an Al-Qalam Gresik. Namun, kajian mengenai proses pembelajaran dan dinamika negosiasi antara tradisi kaligrafi Islam dengan praktik seni kontemporer di lingkungan pesantren masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran seni kaligrafi Arab kontemporer di sanggar tersebut, sekaligus mendalami aspek kreativitas siswa dalam menegosiasikan nilai estetis dan religius ke dalam karya mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta divalidasi dengan triangulasi sumber. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembelajaran berlangsung melalui tiga tahap sistematis orientasi, eksplorasi, dan evaluasi yang mendorong kemandirian serta eksperimen kreatif siswa; (2) kreativitas siswa tercermin dalam keberanian melakukan transformasi bentuk huruf, eksplorasi warna, serta pengkonteksan karya pada ruang religius maupun publik; (3) praktik seni siswa merupakan bentuk negosiasi kultural yang mempertemukan kaidah tradisi Islam dengan inovasi kontemporer, menghasilkan ekspresi estetis yang hibrid, transformatif, dan kontekstual. Dengan demikian, seni kaligrafi Arab kontemporer di lingkungan pesantren tidak hanya menjadi media pembelajaran teknis, tetapi juga sarana dialog kreatif antara tradisi dan modernitas.
Copyrights © 2025