Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat madrasah ibtidaiyah menghadirkan berbagai tantangan bagi guru, terutama dalam mengadaptasi pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di MIN 03 Muaro Jambi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap guru-guru di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan pemahaman konsep Kurikulum Merdeka, minimnya pelatihan yang memadai, kesulitan dalam menyusun modul ajar, keterbatasan sarana prasarana pendukung, serta beban administrasi yang cukup tinggi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang program pendampingan yang lebih efektif guna mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah ibtidaiyah.
Copyrights © 2025