Media massa berperan penting dalam membentuk opini publik, termasuk dalam pemahaman syariah. Baik media tradisional maupun digital menjadi saluran utama informasi agama, namun disertai dengan meningkatnya disinformasi yang mempengaruhi persepsi masyarakat. Penelitian ini mengkaji peran media dalam membangun narasi syariah di tengah disinformasi, serta promosi moderasi beragama melalui literasi dan informasi valid. Dengan teori agenda setting dan framing, media dapat memengaruhi cara masyarakat melihat isu keagamaan. Media perlu lebih proaktif menyaring informasi, bekerja sama dengan akademisi dan ulama, serta mendukung narasi syariah yang inklusif.
Copyrights © 2025