Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan
Vol 20, No 2 (2025): Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol. 20 No. 2

Genre Omegaverse pada Fiksi Penggemar Berbahasa Indonesia Dear John (2012) di Situs Web AO3: Kajian Sastra Siber

Rahajeng, Ann Evelin (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui omegaverse sebagai genre dalam karya fiksi penggemar berbahasa Indonesia Dear John (2012) di situs web AO3. Teori struktur narasi, fiksi penggemar, dan genre omegaverse digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini. Data-data dalam penelitian diambil ini dari karya fiksi penggemar omegaverse berbahasa Indonesia Dear John (2012) yang mengambil kanon dari serial televisi Inggris, Sherlock (2010-2017). Metode kualitatif, studi pustaka melalui interpretasi dan penafsiran objektif turut dipakai guna menganalisis data. Sedangkan dalam menyajikan hasil analisis datanya, digunakan deskripsi naratif yang disertai tangkapan layer, tabel, dan bagan dari objek yang dipakai dalam penelitian ini.        Temuan pada penelitian ini mengungkapkan bahwa dari analisis stuktural Dear John (2012) diketahui bahwa dalam membangun narasi cerita omegaverse-nya ditemukan unsur-unsur khas. Kesimpulan tersebut dapat dihasilkan melalui struktur kebangunan narasi yang terangkum dalam formula genre omegaverse, yakni: alfa, beta, dan omega; mate dan feromon; marking; heat/rut; dan knot. Omegaverse merupakan cerita fiksi yang mengadopsi bentuk hierarki dalam gerombolan serigala yang terbagi dalam tiga macam sub-jenis kelamin berdasarkan dua jenis kelamin utama (male dan female), yaitu pihak dominan atau alfa, pihak submisif atau omega, dan pihak beta yang berada diantaranya. Dalam menjalankan fungsi sub-jenis kelamin tersebut, tokoh-tokoh Dear John (2012) digambarkan hidup dalam aspek tingkah-laku, seksual, fisik, dan sosial secara berpasangan yang disebut mate. Dalam situasi tertentu, tubuh mereka berkemampuan untuk menguarkan aroma khusus yang disebut feromon. Masing-masing individu ABO akan menemukan pasangan melalui kesesuaian feromon. Guna mengklaim pasangan mereka, seorang alfa akan melakukan gigitan yang memberi tanda kepemilikan kepada beta/omega yang disebut dengan marking. Bentuk hubungan seksual di antara mate dapat terjadi saat salah satu atau kedua pihak berada dalam fase birahi yang diistilahkan dengan heat bagi omega, dan rut bagi alfa. Kata Kunci: genre omegaverse, fiksi penggemar, situs web AO3, formula narasi, sastra siber

Copyrights © 2025