Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa siswa memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah selama pembelajaran matematika, yang mengakibatkan kesulitan bagi mereka untuk menyelesaikan masalah berpikir kritis. Oleh krna itu, solusi diberikan untuk mengukur pengaruh model pembelajaran discovery learning berbantuan Edpuzzle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MAS Yapena Lhokseumawe, serta yang menjadi sampel yaitu siswa kelas XI-B sebagai kelas experiment dan kelas XI-C sebagai kelas control yang dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan berpikir kritis siswa yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Adapun dikarenakan data ini tidak berdistribusi normal, analisis data yang dilakukan untuk tes kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan uji non parametrik Mann-Whitney U serta data diolah menggunakan software SPSS versi 25 for windows. Hasil Mann-Whitney U diperoleh nilai asymp sig. Nilai signifikan untuk kelas control adalah 0,132 sesuai kriteria hipotesis uji normalitas yaitu diterima karena nilai Sig (. Sehingga diterima dan ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model discovery learning berbantuan Edpuzzle.
Copyrights © 2025