Ketidakharmonisan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat bahkan membahayakan perkembangan psikososial anak usia dini. Anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh konflik berisiko mengalami gangguan emosional, kesulitan bersosialisasi, serta rendahnya rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep ketidakharmonisan keluarga, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan psikososial anak usia dini, serta menguraikan strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak negatif tersebut. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan keluarga berdampak signifikan terhadap perkembangan emosi dan sosial anak, terutama pada kemampuan anak mengontrol emosi, membangun rasa aman, dan berinteraksi dengan lingkungan. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan komunikasi antaranggota keluarga, pemberian teladan positif oleh orang tua, serta dukungan dari lembaga PAUD dan tenaga pendidik. Dengan adanya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, perkembangan psikososial anak usia dini dapat berjalan optimal meskipun terdapat tantangan dalam lingkungan keluarga.
Copyrights © 2025