Di Indonesia masih terdapat masyarakat yang melakukan swamedikasi namun belum mengetahui cara pengelolaan obat yang benar. Hal ini dapat meningkatkan risiko penggunaan obat yang tidak rasional. Adapun faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya akses informasi yang terbatas serta rendahnya literasi kesehatan masyarakat khususnya di daerah terpencil dan masyarakat lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lansia sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait pengelolaan obat mandiri yang benar. Mitra pengabdian ini adalah masyarakat lansia di desa jlerem, ampel, boyolali. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan edukasi serta kuesioner pre dan post edukasi supaya dapat melihat peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh 27 peserta dan hasil kegiatan menunjukkan sebelum diberikan edukasi terdapat masyarakat yang masih kurang pengetahuan terkait pengelolaan obat mandiri yaitu 27%, cukup 10% dan baik 63%. Namun setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan obat mandiri yang baik yaitu sebesar 100%. Oleh karena itu kegiatan edukasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat.
Copyrights © 2025