Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemekaran daerah terhadap kinerja lapangan usaha dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Pegunungan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya PDRB menurut lapangan usaha. Seluruh kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan menjadi sampel penelitian melalui teknik sampel jenuh, dengan total 28 observasi yang mencakup tujuh kabupaten dan empat tahun penelitian (2020–2023). Analisis dilakukan menggunakan uji beda Paired Sample t-test untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pemekaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemekaran pada variabel PDRB, PDRB per kapita, pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan, pertumbuhan lapangan usaha konstruksi, serta pertumbuhan lapangan usaha jasa pendidikan. Sebaliknya, variabel pertumbuhan lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua periode. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemekaran daerah memberikan dampak positif pada sebagian besar sektor ekonomi, namun belum berpengaruh nyata pada sektor kesehatan dan kegiatan sosial.
Copyrights © 2025