Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan suatu kondisi saat ibu hamil tidak mendapatkan asupan energi yang mencukupi secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Ibu hamil yang berisiko mengalami KEK jika hasil pengukuran LILA kurang atau sama dengan 23,5 cm. Di Indonesia ibu hamil yang mengalami KEK mencapai 283.833, Di Jawa Timur sebanyak 55.853 orang, di Kabupaten Jember ada di wilayah Puskesmas Sumberjambe sebanyak 194 orang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Sumberjambe diperoleh data ibu hamil KEK di Desa Gunungmalang pada bulan Januari yaitu sebanyak 53 ibu hamil. KEK pada ibu hamil disebabkan oleh pola nutrisi sehari hari, paritas, ekonomi, pendidikan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan Kek dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Desain penelitian secara deskriptif analitik dengan dengan pendekatan crosssectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 67 ibu hamil tahun 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 40 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dengan uji Chi-Square yang dilanjutkan dengan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan 62,5% tidak KEK, 37,5% KEK, 70% tidak anemia, 30% anemia. Terdapat hubungan antara KEK dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p-value 0,000 <α 0,05. Pada penelitian ini ada Hubungan KEK Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe, Jember sehingga petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan pemantauan gizi, asupan nutrisi dan memonitoring kadar Hb ibu hamil.
Copyrights © 2025