JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA
Vol. 8 No. 2 (2025): JURNAL LOCANA

GANGGUAN BERBAHASA PADA PENDERITA AFASIA EKSPRESIF: LANGUAGE DISORDERS IN EXPRESSIVE APHASIA PATIENTS

Vina Ryan Dani (Unknown)
Noor Cahaya (Unknown)
Lita Luthfiyanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan bahasa pada penderita afasia ekspresif. Penelitian ini menerapkan model pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa pada penderita afasia ekspresif oleh Ibu Gimah cukup bisa dan mampu menggunakan kalimat berita, tanya, perintah, dan tunggal serta ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan afasia ekspresif, antara lain: stroke, cedera otak traumatis, tumor otak, penyakit neurodegeneratif dan infeksi otak. Afasia ekspresif, juga dikenal sebagai afasia Broca, adalah gangguan berbahasa yang disebabkan oleh kerusakan pada area Broca di otak, yaitu bagian yang bertanggung jawab atas produksi bahasa. Meskipun otak manusia yang normal mampu berfungsi dengan baik dalam berbicara, orang yang mengalami gangguan fungsi otak dan alat bicaranya tentu akan mengalami kesulitan dalam berbahasa, baik dalam hal produksi maupun pemahaman. Oleh karena itu, kemampuan berbahasa mereka mengalami gangguan berbahasa.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JTAM

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Arah riset yang dilakukan antara lain menyentuh ranah kebahasaan, kesastraan, keterampilan berbahasa, serta bahasa dan sastra Indonesia secara umum. ...