Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seperti Pabrik Tahu Sifa seringkali menghadapi tantangan dalam manajemen sumber daya manusia, terutama ketiadaan sistem penilaian kinerja yang objektif. Permasalahan ini berdampak langsung pada produktivitas, disiplin, dan kepatuhan terhadap keselamatan kerja karyawan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penilaian kinerja sederhana berbasis kartu skor yang sesuai dengan kondisi pabrik. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi observasi, perancangan instrumen, sosialisasi, dan uji coba terbimbing. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini berhasil memetakan kinerja sepuluh karyawan ke dalam kategori Sangat Baik (10%), Baik (40%), Cukup (40%), dan Kurang Baik (10%). Sistem ini secara efektif mengidentifikasi karyawan berpotensi tinggi serta mengungkap masalah kritis seperti rendahnya kepatuhan K3. Penerapan sistem ini memberikan dasar data yang objektif bagi manajemen untuk membuat keputusan yang adil terkait promosi, pelatihan, dan tindakan korektif, sehingga menjadi solusi praktis untuk meningkatkan profesionalisme dan produktivitas pada UKM sejenis.
Copyrights © 2025