Indonesia berada di peringkat ketiga di dunia dan peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara sebagai negara dengan jumlah perokok paling tinggi. Hal ini bisa mengurangi kualitas sumber daya manusia karena menderita penyakit akibat merokok. Adanya peningkatan jumlah perokok kelompok anak-anak dan remaja pada dekade ini adalah merupakan ancaman yang serius untuk masa yang akan datang. Selain itu, perilaku merokok bisa menjadi faktor resiko untuk tertarik berperilaku buruk yang lain seperti penyalahgunaan narkotika. Siswa SMK Mu 8, Pakis Malang adalah remaja madya yang sedang masa transisi untuk mencari jati diri, rawan mencoba untuk merokok dan bahkan menjadi sasaran penyalahgunaan Narkoba. Oleh sebab itu perlu dilakukan edukasi. Telah dilaksanakan Ilmu bagi Masyarakat (IbM) berupa sosialisasi tentang bahaya merokok dan bahaya penyalah gunakan narkoba kepada para siswa SMK Mu 8 secara langsung (luar jaringan) dalam bentuk ceramah. Kegiatan ini dimeriahkan pula dengan lomba penulisan artikel, poster, dan video atau TikTok. Hasilnya telah terjadi peningkatan wawasan tentang kerugian kebiasaan merokok dan penyalahgunaan narkoba pada para siswa. Selain itu dengan adanya kegiatan lomba, siswa berkesempatan untuk menuangkan kreativitas
Copyrights © 2021