Masalah kesehatan pada hipertensi menjadi kelompok masalah yang sangat serius yang memiliki bahaya pada sistem kardiovaskular. Salah satu faktor risiko adalah pada lansia. Lansia mengalami perubahan kontur tubuh dan dan perubahan pembuluh darah sehingga bisa mengakibatkan terjadi hipertensi. Data dari RISKESDAS mencatat 55,2% hipertensi terjadi pada lansia. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat berupa pendataan identitas, melakukan pemeriksaan tekanan darah, melakukan edukasi tentang hipertensi, dan melakukan implementasi senam hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2025 yang diikuti 31 partisipan lansia yang bergabung di posyandu lansia di Desa Bakalan Karanganyar. Hasil kegiatan didapatkan mayoritas yang mengikuti senam hipertensi dominasi pada perempuan sebesar 90,3% dan hasil evaluasi sebanyak 93,5% lansia menyatakan senam hipertensi pada lansia mudah dan ringan untuk diimplementasikan. Senam hipertensi dapat dilakukan sekali dalam satu minggu selama 3 minggu dapat memberikan penurunan pada tekanan darah dan membantu permebialitas pembuluh darah meningkat pada otot yang mengalami kontraksi sehingga dapat memperbaiki pengaturan tekanan darah. Perlu adanya pelaksanaan senam hipertensi secara berkala dan evaluasi secara periodik untuk mengetahui efektivitas impelemntasi senam hipertensi.
Copyrights © 2025