Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi keripik singkong yang dilakukan oleh UMKM di Desa Morobongo melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pengiris dengan dua variasi pisau. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan identifikasi masalah bahwa proses pengirisan singkong masih dilakukan secara manual yang mengakibatkan ketidakkonsistenan ketebalan, waktu produksi yang lama, dan daya saing produk yang rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan langsung kepada 20 pelaku UMKM selama satu hari penuh, dilanjutkan dengan evaluasi satu minggu setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris dengan dua variasi pisau (lurus tipis dan bergelombang) mampu mengurangi waktu pengirisan dari rata-rata 45 menit/kg menjadi 8-10 menit/kg. Sebanyak 92% peserta menyatakan kepuasan terhadap kemudahan operasi mesin dan kualitas hasil irisan. Hasil evaluasi produk menunjukkan bahwa irisan singkong dengan pisau lurus menghasilkan keripik yang lebih krispi dengan penggunaan minyak lebih hemat, sedangkan irisan bergelombang menghasilkan keripik dengan tekstur renyah dan daya tarik visual lebih tinggi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berdampak pada peningkatan kapasitas produksi hingga 300% dan penurunan biaya produksi sebesar 15%. Implikasi dari pengabdian ini adalah penguatan kapasitas UMKM melalui adaptasi teknologi tepat guna yang terjangkau dan mudah dioperasikan, serta peningkatan variasi produk untuk memperluas pasar.
Copyrights © 2025