Seiring dengan adanya kebijakan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia terkait penerapan Kecerdasan Artifisial (KA) dalam pembelajaran jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), maka semua sekolah memerlukan adanya pemahaman terhadap pelaksanaan pembelajaran KA. Perkembangan KA telah memberikan peluang baru dalam mendukung kreativitas dan komunikasi digital dalam pelaksanaan pembelajaran. Namun, banyak guru masih kesulitan berinteraksi secara efektif dengan perangkat KA untuk menghasilkan konten pembelajaran yang meraik, khususnya untuk pembelajaran dengan model unplugged. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam berkomunikasi dengan perangkat KA melalui pelatihan bertema “Kreasi Konten Digital dengan Komunikasi melalui Tools Kecerdasan Artifisial.” Pelatihan dilaksanakan pada 9 Juli 2025 di Kabupaten Sleman dengan peserta sebanyak 24 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan meliputi tranfer pengetahuan, praktik langsung Aplikasi KA, praktek mengajar dengan Aplikasi KA dengan pendekatan PjBL dan evaluasi pelaksanaan. Materi pelatihan berupa konsep KA dalam pembelajaran, cara berkomunikasi dengan perangkat KA yang efektif dengan menggunakan prompt yang efektif. Kegiatan pelatihan ini meningkatkan keterampilan komunikasi guru sebesar 17,4% (dari 69,4% menjadi 86,8%), menunjukkan efektivitas pendekatan PjBL dalam memperkuat literasi digital dan kreativitas guru.
Copyrights © 2025