Penelitian ini menganalisis dinamika perilaku sosial manusia berdasarkan teori Myers dan Twenge (2022), dengan penekanan pada bagaimana interaksi faktor internal dan eksternal membentuk perilaku prososial dan agresif dalam konteks masyarakat digital Indonesia. Pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian pustaka digunakan untuk menelaah literatur ilmiah terindeks Scopus dan Sinta dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa pergeseran interaksi sosial menuju ruang digital memengaruhi empati, regulasi emosi, serta cara individu menafsirkan norma sosial. Perilaku prososial dan agresi muncul dalam spektrum yang dipengaruhi oleh faktor psikologis, biologis, kultural, serta dinamika kelompok, termasuk konformitas, tekanan sosial, dan identitas kelompok. Analisis ini menegaskan bahwa norma sosial, nilai moral, dan kepemimpinan kelompok menjadi penentu utama arah perilaku sosial modern. Kajian ini menawarkan kontribusi konseptual bagi pemahaman perilaku sosial di era digital yang ditandai oleh meningkatnya interaksi virtual dan perubahan nilai kolektif.
Copyrights © 2025