Masa remaja (adolescence) ialah masa transisi dari tahap kanak-kanak menuju kedewasaan ialah fase perkembangan yang kompleks, ditandai dengan pencapaian kematangan dalam aspek mental, emosional, dan fisik. Kelompok usia ini memiliki peran strategis sebagai sumber daya manusia yang potensial, serta menjadi elemen krusial dalam proses pembangunan nasional. Riset ini bertujuan guna mengetahui hubungan antara kontrol diri dan kecemasan pada siswa/i kelas XII SMA Negeri 2 Binjai yang akan menghadapi ujian akhir sekolah. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 148 siswa, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan ialah skala kecemasan dan skala kontrol diri. Hasil analisis menunjukkan bahwasanya terdapat hubungan negatif signifikan antara kecemasan dan kontrol diri dengan nilai koefisien korelasi r = 0,889, dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwasanya semakin rendah tingkat kecemasan siswa, semakin tinggi pula kontrol diri yang dimilikinya begitu pula sebaliknya semakin tinggi Tingkat kecemasan siswa semakin rendah pula kontrol dirinya. Temuan ini menunjukkan bahwasanya kecemasan, dalam kadar adaptif, dapat memicu aktivasi kontrol diri dalam menghadapi tekanan akademik seperti ujian akhir sekolah. Adapun hasil perhitungan sumbangan efektif menunjukkan bahwasanya kontrol diri berkontribusi sebesar 80,5% terhadap kecemasan siswa.
Copyrights © 2025