An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026

HUMANISASI ILMU AGAMA SEBAGAI DASAR REKONSILIASI SAINS DAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF MUHYAR FANANI

Shyeftya Nurdyan (Unknown)
Himatun Nisa (Unknown)
Lailatul Qodriah (Unknown)
Arditya Prayogi (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2025

Abstract

Humanisasi ilmu agama menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kembali Islam normatif dengan realitas historisnya, terutama dalam menghadapi kemajuan sains modern. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep humanisasi ilmu agama sebagai dasar integrasi antara sains dan Islam menurut pemikiran Muhyar Fanani. Metode yang digunakan ialah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis berbagai sumber terkait humanisasi, epistemologi Islam, dan pemikiran Fanani. Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisasi ilmu agama dijalankan melalui tiga proses utama: mengoptimalkan ilmu pengetahuan dalam memahami ajaran agama, menyesuaikan ajaran dengan dinamika sosial, serta menerapkan nilai-nilai moral secara reflektif dalam kehidupan individu. Ketiga proses ini membuka ruang dialog yang konstruktif antara ilmu agama dan sains tanpa menghilangkan dimensi ilahiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa humanisasi memberikan kerangka yang efektif bagi harmonisasi nilai agama dan sains, sehingga keduanya dapat berkolaborasi dalam membangun peradaban yang lebih humanis dan beradab

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

annajah

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif ...