Penelitian ini menguraikan gagasan harmonisasi ilmu dalam kerangka pemikiran UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, terutama melalui penggabungan antara pengetahuan berbasis rasional (aqliyah) dan pengetahuan berbasis wahyu (naqliyah). Proses harmonisasi ini dilihat sebagai usaha menyatukan, berdialog, dan berinteraksi secara berkesinambungan antara sains dan agama untuk menciptakan pengetahuan yang holistik, humanis, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Studi ini menganalisis dasar-dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari paradigma keilmuan di UIN Gus Dur, yang berlandaskan pada nilai-nilai moderasi seperti tawassuth, tawazun, iātidal, dan tasamuh.
Copyrights © 2026