Penelitian ini membahas konsep Harmonisasi Ilmu sebagai kerangka integratif dalam pengembangan pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, harmonisasi ilmu diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara nilai-nilai Islam, kemajuan sains, dan pelestarian budaya lokal. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menelaah landasan filosofis, ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari integrasi keilmuan yang dikembangkan UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Secara ontologis, tauhid menjadi basis seluruh pengetahuan; secara epistemologis, ilmu diperoleh melalui perpaduan wahyu, akal, dan pengalaman empiris; secara aksiologis, orientasi ilmu diarahkan pada nilai-nilai Islam seperti tawassuth, tawazun, iātidal, dan tasamuh dalam rangka mewujudkan maqashid al-syariah. Institusi ini kemudian mengimplementasikan konsep tersebut melalui pembidangan lima rumpun ilmu yang meliputi ilmu berbasis wahyu, ilmu alam, ilmu sosial, humaniora, dan ilmu alat. Hasil kajian menunjukkan bahwa harmonisasi ilmu tidak hanya memperkuat karakter dan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi strategi pendidikan untuk mencetak generasi yang berwawasan global berakar pada tradisi, dan mampu berkontribusi bagi kesejahteraan Masyarakat.
Copyrights © 2026