Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikan asap di Kenjeran, Surabaya, melalui pendekatan holistik yang meliputi perbaikan manajemen persediaan, proses produksi, strategi pemasaran dan legalitas. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM mencakup inkonsistensi kualitas produk akibat metode pengasapan tradisional, manajemen persediaan yang tidak efisien, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan intervensi berupa pelatihan, pendampingan, dan simulasi praktik pada empat aspek: (1) peningkatan kualitas dan efisiensi produksi, (2) optimalisasi inventaris dan arus kas, (3) penguatan pemasaran digital, dan (4) asistensi legalitas usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan teknis mitra. Penggunaan teknologi sederhana, seperti aplikasi manajemen inventaris, oven pengering, freezer, dan mesin vacuum packaging, meningkatkan daya simpan produk. Sementara pelatihan pemasaran digital berupa pemanfaat desain kemasan melalui aplikasi Canva dan pemasaran melalui platform belanja online seperti Shopee dan Tiktok dengan tujuan memperluas jangkauan pasar. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta sebesar 10.5 poin. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi terintegrasi dan berkelanjutan merupakan kunci transformasi UMKM menuju usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025