Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Panakkukang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kuesioner terhadap 30 responden yang merupakan karyawan PT. PLN (Persero) ULP Karebosi menunjukkan bahwa penerapan dan pengawasan K3 berada pada kategori sangat baik sebanyak 7 orang (23,3%), baik sebanyak 20 orang (66,7%), cukup baik sebanyak 2 orang (6,7%), kurang sebanyak 1 orang (3,3%), dan sangat kurang tidak ada (0%). Dengan demikian, penerapan K3 secara umum tergolong baik. Melalui analisis HAZOP, teridentifikasi 24 potensi bahaya yang dikelompokkan ke dalam empat tingkat risiko: 50% risiko ekstrem, 13% risiko tinggi, 20% risiko sedang, dan 17% risiko rendah. Upaya pencegahan dan mitigasi yang direkomendasikan meliputi penerapan SOP yang ketat, penyediaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, pelatihan keselamatan kerja berkala, pemeliharaan peralatan, pengawasan lapangan secara intensif, serta simulasi penanganan keadaan darurat.
Copyrights © 2025