Kelurahan Gamer merupakan perkampungan yang terletak di Kecamatan Pekalongan timur Kota Pekalongan. Wilayah ini merupakan penyangga kawasan pertanian/sawah produktif (sawah lestari) telah masuk dalam kategori salah satu wilayah Kota Pekalongan paling rentan terkena dampak perubahan iklim. Situasi ini menimbulkan persoalan sebagai berikut: (1) Kualitas lingkungan menurun, (2) Kesadaran dan wawasan masyarakat terkait upaya mitigasi terhadap perubahan iklim minim memperburuk kondisi lingkungan dan kualitas kehidupan Masyarakat setempat. Berbekal identifikasi potensi dan peluang daerah ini, maka kegiatan pemberdayaan ini ditujukan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat berupa upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui pembekalan pengetahuan (softskill) dan keterampilan (hardskill) dalam pengolahan sampah yang diharapkan berdampak pada kemandirian ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah participatory learning dengan menekankan prinsip learning by doing melalui penyuluhan, demonstrasi dan praktik pengolahan sampah, dengan landasan teoretis Gerakan Ihyaussunnah li mashlahat al-bi’ah dan teori pemberdayaan masyarakat yaitu Actors (authority, confidence and competence, trust, opportunities; responsibilities; dan support). Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik observasi dan wawancara. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat memperlihatkan bahwa pengetahuan (softskill) dan keterampilan (hardskill) peserta pelatihan dalam pengolahan sampah plastik meningkat dengan diadakannya pelatihan tersebut terlihat dari hasil evaluasi bahwa mereka berpartisipasi aktif selama pelaksanaan kegiatan. Hasil pelatihan dapat memberikan motivasi bagi peserta pelatihan untuk memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatnya untuk memenuhi kebutuhan energi (minyak) rumah tangga. Kata Kunci: Pengolahan sampah, pemberdayaan, kampung iklim
Copyrights © 2025