Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengembangkan Bahan ajar biologi pada materi keanekaragaman hayati berupa, handout, LKS dan penilaian; 2) Mengujicobakan perangakat pembelajaran berbasis lingkungan pantai, handout keanekaragaman hayati berbasis lingkungan pantai, LKS berbasis lingkungan pantai pada proses pembelajaran yang dibatasi keanekaragaman tingkat gen, spesies, dan ekosistem. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel (1974), terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembanngan (Develop), dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop dengan melakukan uji coba produk perangkat pembelajaran pada sekolah uji coba. Hasil validasi handout menunjukkan bahwa handout memiliki kualifikasi sangat layak sehingga tidak perlu direvisi. Hasil validassi LKS menunjukkan bahwa LKS memiliki kualifikasi layak seingga tidak perlu direvisi. Quantitative developmental testing dilakukan pada kelas X Madrasah Aliyah untuk mengetahui keefektifan bahan ajar keanekaragaman hayati yang telah dikembangkan dengan pendekatan ilmiah berbasis lingkungan pantai dengan menggunakan gain score. Nilai gain score pada materi keanekaragaman hayati sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati juga mengalami penigkatan sebesar 40,86 dari rentang nilai 100, keterampilan pengamatan mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 79,80 dari rentang nilai 100, keterampilan komunikasi mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 87,10 dari rentang nilai 100, keterampilan proyek mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 84,34 dari rentang nilai 100, dan sikap ilmiah juga mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 83,60 dari rentang nilai 100
Copyrights © 2025