Latar Belakang: Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang ditandai dengan perawakan pendek. Prevalensi Stunting cenderung terus meningkat di Kabupaten Kuningan. Labu kuning kaya nutrisi yang baik untuk balita Stunting. Penelitian mempunyai tujuan menganalisis pengaruh pemberian labu kuning terhadap perubahan berat dan tinggi badan balita Stunting.Metode: Desain quasi eksperimental dengan nonequivalent control group. Sampel sebanyak 36 balita Stunting menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen menggunakan timbangan badan, mikrotuase dan SOP. Waktu pemberian bubur creamy labu kuning setiap hari selama 3 minggu. Analisis data menggunakan uji-t dependent dan uji-t independen.Hasil: Terdapat peningkatan berat badan (0,76 kg, p =0,000) dan tinggi badan (1,28 cm, p= 0,000). Terdapat peningkatan berat badan (0,27 kg, p= 0,000) dan tinggi badan (0,93 cm, p= 0,006). Tidak terdapat perbedaan berat dan tinggi badan kelompok intervensi dan kontrol (intervensi p=0,179 dan kontrol p=1,000).Kesimpulan: Kelompok intervensi lebih signifikan dalam meningkatkan berat dan tinggi badan balita Stunting dibandingkan dengan kelompok kontrol. Orang tua agar menyusun menu harian yang mengandung olahan lokal bubur creamy labu kuning dalam berbagai bentuk seperti puree, puding, atau campuran bahan lain untuk mendukung pertumbuhan tinggi dan berat badan balita Stunting.
Copyrights © 2025